Metode Riset

Psikologi ObserveMetode riset yang digunakan adalah Metode Non Eksperimental, yaitu sebuah riset pada perilaku yang lebih mengutamakan pengamatan dan pendalaman perilaku secara nyata (dalam bentuk kegiatan sehari-hari). Metode ini sangat umum digunakan dalam riset psikologi perilaku manusia.
Bentuk dari aktifitas riset untuk membandingkan suatu variable indeks perilaku tertentu dari karakter seseorang dengan observasi, wawancara, dan konfirmasi terhadap sekelompok orang untuk menmperoleh Indeks Kesesuaian.  Dengan menggunakan data statistik tersebut diperoleh dirata-rata penyimpangan pada data berbanding Indeks Kesesuaian, maka akan mendapatkan angka Akurasi Sistem Analisa.

 

Sebagai contoh :

Tema Riset : Indeks Perilaku Manusia Pada Sistem Cara Memperoleh Informasi.

Tahap riset yang dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan pengambilan data untuk dianalisa menggunakan kuesioner terhadap beberapa orang.
  2. Kemudian hasil sub analisa Data Informasi bersifat Detail, dipisahkan dan dikelompokan menjadi beberapa bagian berdasarkan indeks perilaku kelompok antara lain : sangat teliti, cukup teliti dan kurang teliti.
  3. Melakukan bentuk observasi dengan memberikan beberapa benda kepada mereka untuk dilihat respon dan perilaku mereka atas barang tersebut.

 

Woman ThinkingSesudahnya data kita kelompokkan dan terlihat hasil sebagai berikut :

  1. Dari situ  kita melihat adanya pola yang sama pada orang yang memiliki kecenderungan untuk teliti untuk lebih mendekatkan diri ke benda dan melihat dengan seksama sebelum memberikan jawaban dan pendapat.
  2. Sedangkan pada mereka suka melihat sekilas, dari jarak yang lebih jauh akan lebih mudah dan cepat memberikan komentar dan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.
  3. Hasil observasi ini lalu dicocokkan dengan bentuk kebiasaan perilaku yang lain melalui wawancara. Misalnya : “Apa yang anda lakukan ketika hendak membeli produk makanan?

 

”Menggabungkan hasil dari observasi dan wawancara inilah kemudian kita mendapatkan sebuah angka Indeks Kesesuaian. Indeks inilah nantinya menjadi acuan untuk menghitung deviasi dan kecenderungan dari seseorang berbanding kesesuaian.  Angka normal dari Indeks Kesesuaian adalah antara 40% – 60% sebagai ambang normal batas bawah dan atas.”