Dasar Riset dari Analisa Equity

Persaingan global dewasa ini telah mendorong kita generasi masa kini untuk lebih kritis dan kreatif untuk menghadapi kompetisi yang makin ketat. Karena itulah tingkat stress dan beban dari kehidupan saat ini sudah jauh lebih berat dibandingkan dengan generasi  generasi sebelumnya. Untuk itulah kami di Equity Indonesia ingin memberikan bantuan agar kita tidak salah dalam mengambil keputusan yang akan mengurangi daya saing kita maupun memilih jalan yang kurang sesuai sehingga mengakibatkan masalah untuk anak dan kita di masa depan.

Seringkali orang salah mengartikan bahwa analisa karakter hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup. Pada kenyataannya kita butuh mengetahui kondisi mental dan karakter kita pada tahap-tahap tertentu disaat kita harus menentukan dan mengambil sebuah keputusan yang vital bagi masa depan.  Oleh sebab itulah hendaknya kita bijak dalam memilih alat tes dan analisa yang benar sesuai dengan kaidah Psikologi pada umumnya Alat tes psikologi dibuat sesuai dengan batasan yang jelas yang disebut dengan psikometri.  Tidak benar jika ada alat tes yang valid digunakan untuk semua usia maupun semua kondisi. 

 

Latar Belakang Riset dari Analisa Equity

Analisa Equity menggunakan metode analisa yang didasari oleh hasil riset dari beberapa pakar psikologi yang tergabung pada sebuah forum bernama “Wereldpsycho’ di Belanda yang diketuai oleh DR. Abraham, M PhD. Forum ini terbentuk pada tahun 2005 dan bertujuan untuk mengembangkan kekayaan ilmu dari psikologi melalui serangkaian riset dan analisa yang mengacu pada perilaku manusia.

ResearchPada bulan Oktober tahun 2011, Ir. Hans Tjahjadi, analis dan ketua riset di Equity Indonesia, yang juga merupakan salah satu kontributor dan pengembang riset di forum Wereldpsycho Belanda diberikan kepercayaan oleh ketua Wereldpsycho untuk mendirikan dan mengembangkan forum ini di wilayah Asia dan Australia.  Bp. Hans telah menemukan beberapa pengembangan dari Indeks Perilaku Manusia (Human Behavioural Indices) yang ditemukan oleh DR. Abraham yaitu Type Indicator Character (TIC) dimana kita dapat memprediksi kecenderungan karakter berdasarkan pola perilaku seseorang.

Data riset di Wereldpsycho diambil secara universal oleh anggota forum yang tersebar di berbagai benua untuk mendapatkan validasi universal yang baik seperti di Eropa, Amerika, Asia.  Sangat di sayangkan belum adanya data terakomodir untuk mewakili benua Afrika sehingga secara universal kita dapat mengatakan akurasi yang kurang sesuai dengan sertifikat pengujian untuk subyek dari benua tersebut.

Hasil riset ini telah di validasi oleh badan Wereldpsycho Belanda sebagai dasar analisa yang digunakan oleh Equity pada saat ini.  Di masa mendatang kami dari Equity telah berkomitmen untuk membantu Bp. Hans dalam berperan serta mengembangkan metode analisa lainnya untuk membawa perubahan dan perbaikan pada sisi Sumber Daya Manusia melalui pengertian dan pemetaan karakter untuk membentuk SDM yang lebih berkualitas di Asia Australia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya.